Dan tiba tiba aku berpikir seolah ada yang bisa menyelamatkanku. Misalnya cahaya matahari yang menerobos masuk jendela kamarku atau kebohongan yang terus diulang ulang negara atas nama kebaikan bersama.
Yang lainnya begitu pribadi, kemiskinanku yang ngotot dan kesehatanku yang terus memburuk secara membabi buta. Dua kondisi yang menyadarkanku bahwa ada sesuatu di belakang nasib yang telah menghalangiku untuk berdiam diri.
Beberapa bentuk pemikiran telah mengingatkan aku bahwa hidup adalah sesuatu yang sederhana jika aku jalani dan menjadi begitu rumit ketika coba aku pahami. Sedangkan apa yang tersisa di antara keduanya tak harus aku hadapi dengan tangis meski tak bisa juga dengan tawa.
Aku hanya perlu menunggu. Bisikan itu. Wahyu yang pernah dikirimkan kepadaku tapi telah tersesat di masa lalu.
Oktober 2022
amato
.jpeg)
0 Komentar